UPDATEINDONESIA.ID — Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan pidato di Parlemen Eropa setelah Uni Eropa mengundang Kanada menjadi "anggota asosiasi" blok tersebut. Undangan itu menjadi sinyal pembukaan jalur kemitraan yang belum pernah diberikan Brussels kepada negara di luar benua Eropa. Pidato Carney berlangsung di Strasbourg dan disiarkan langsung melalui kanal resmi Parlemen Eropa.
Carney menerima undangan tersebut dan langsung menjadwalkan pidato di Strasbourg. Audio pidato dijadwalkan tersedia beberapa jam setelah sesi berlangsung.
Status "Anggota Asosiasi" yang Ditawarkan Uni Eropa
Istilah "anggota asosiasi" belum memiliki preseden dalam sejarah perluasan Uni Eropa. Blok itu selama ini mengenal kategori anggota penuh, kandidat, dan mitra strategis, tetapi tidak "asosiasi" untuk negara di luar kawasan.
Menurut pengumuman Parlemen Eropa, undangan ini diberikan langsung kepada Kanada sebagai negara pertama yang menerima tawaran semacam itu. Belum ada penjelasan resmi soal hak dan kewajiban yang melekat pada status tersebut.
Uni Eropa dan Kanada memang memiliki perjanjian perdagangan bebas komprehensif yang berlaku sejak 2017. Kerja sama keduanya mencakup sektor energi, teknologi, dan pertahanan.
Pidato Carney di Strasbourg
Carney berbicara di depan sidang Parlemen Eropa setelah undangan resmi diterima. Ia menjadi pemimpin Kanada pertama yang berpidato di forum legislatif Uni Eropa dalam konteks tawaran keanggotaan.
Parlemen Eropa menyiarkan sesi tersebut secara langsung. Rekaman audio pidato akan dipublikasikan setelah sesi selesai, menurut keterangan resmi lembaga itu.
Belum ada transkrip resmi atau kutipan langsung Carney yang dirilis saat berita ini ditulis. Isi pidato masih menunggu publikasi resmi dari Parlemen Eropa.
Mengapa Uni Eropa Melirik Kanada
Kanada dan Uni Eropa berbagi kepentingan di bidang perdagangan, perubahan iklim, dan keamanan energi. Keduanya juga tergabung dalam aliansi pertahanan NATO.
Ketergantungan Eropa pada energi Rusia mendorong Brussels mencari mitra pasokan alternatif. Kanada dikenal sebagai salah satu produsen gas alam dan mineral kritis terbesar dunia.
Sejumlah pengamat Eropa menilai tawaran "asosiasi" adalah cara Brussels memperluas pengaruh tanpa harus membuka proses aksesi penuh. Proses itu biasanya memakan waktu bertahun-tahun dan melibatkan reformasi besar di negara kandidat.
Reaksi dan Langkah Selanjutnya
Pemerintah Kanada menyebut undangan itu sebagai pengakuan atas kedekatan hubungan kedua pihak. Ottawa belum merinci apakah Kanada akan menerima status tersebut secara formal.
Parlemen Eropa menyatakan pembahasan lebih lanjut akan dilakukan melalui mekanisme komite. Belum ada jadwal resmi untuk perundingan lanjutan soal bentuk kemitraan ini.
Sejumlah anggota parlemen Eropa dari faksi euroskeptik dilaporkan mempertanyakan dasar hukum tawaran tersebut. Mereka menilai status "asosiasi" perlu persetujuan seluruh negara anggota sebelum bisa diimplementasikan.
Yang ditunggu berikutnya adalah pernyataan resmi Komisi Eropa soal kerangka hukum status "anggota asosiasi". Tanpa kerangka itu, tawaran ke Kanada masih berstatus sinyal politik, bukan kesepakatan yang mengikat.