Quartararo Pindah ke Honda: Debut Dites Valencia, Haus Kemenangan Usai 2021

Quartararo Pindah ke Honda: Debut Dites Valencia, Haus Kemenangan Usai 2021

UPDATEINDONESIA.ID — Fabio Quartararo mengaku setiap malam memikirkan tes perdananya bersama Honda, momen yang akan menandai akhir karier panjangnya di Yamaha. Pebalap Prancis itu menyebut dirinya seperti anjing lapar yang tak makan tiga hari, siap menerjang begitu peluang kemenangan datang. Kontraknya bersama Yamaha tersisa sekitar tiga bulan sebelum debut Honda diuji.

Fabio Quartararo tidak menyembunyikan antusiasmenya menyambut babak baru bersama Honda. Pebalap berjuluk El Diablo itu bahkan mengaku rutin membayangkan jalannya tes perdana sebelum benar-benar turun ke lintasan.

Momen debut tersebut rencananya berlangsung di Valencia. Perubahan ini terasa besar bagi Quartararo karena sepanjang karier MotoGP-nya, ia selalu memperkuat Yamaha.

Rasa Aneh Tinggalkan Yamaha Setelah Bertahun-tahun

Quartararo menyebut kepindahannya ke Honda bukan sekadar pergantian tim biasa. Seluruh karier MotoGP-nya dihabiskan bersama Yamaha, sehingga adaptasi dengan motor baru akan terasa janggal pada awalnya.

"Sejujurnya, setiap malam, saat aku pergi tidur, aku memikirkan bagaimana jalannya tes perdana dengan Honda. Tapi bukan hanya soal tes di Valencia itu," ujar Quartararo dikutip dari Motorsport.

"Pasti akan terasa agak aneh, karena aku menghabiskan seluruh karierku di Yamaha dan ini adalah perubahan sangat besar. Bukan rasa pusing, tapi keinginan, kegugupan. Namun, jika aku sudah memutuskan untuk pergi ke sana (Honda), itu berarti aku akan memberikan segalanya," lanjutnya.

Jaga Hubungan dengan Yamaha di Sisa Tiga Bulan

Meski hubungan Quartararo dan Yamaha sempat memanas di media, ia memilih tidak menutup masa kerjanya dengan konflik. Waktu tersisa sekitar tiga bulan dimanfaatkannya untuk tetap menjaga hubungan baik.

"Masih ada tiga bulan bersama dan ini bukan saatnya untuk bertengkar," kata Quartararo.

Pernyataan itu menegaskan bahwa pebalap Prancis tersebut ingin menyelesaikan kontraknya secara profesional sebelum resmi berseragam Honda.

Haus Kemenangan: Anjing Lapar Usai Puasa Sejak 2021

Kemenangan terakhir Quartararo terjadi di MotoGP Inggris 2021. Penantian panjang itu tidak menyurutkan ambisinya untuk kembali bersaing di barisan depan.

"Karena saya merasakannya di sini (sambil menyentuh hatinya). Ini seperti anjing yang tidak makan selama tiga hari. Dan saat ada makanan di depannya, kamu akan lihat bagaimana ia akan langsung menerjangnya. Saat ini saya seperti anjing itu," ujarnya.

Quartararo menegaskan semangat juangnya masih utuh. Ia merujuk penampilannya di Silverstone tahun lalu sebagai bukti bahwa dirinya masih mampu berada di posisi kompetitif ketika kondisi memungkinkan.

"Saya tahu bahwa ketika saya memiliki peluang nyata untuk menang atau berjuang di barisan depan, saya akan melakukannya. Hal itu terlihat di Silverstone pada tahun lalu. Kondisi yang memungkinkan untuk berjuang meraih kemenangan telah tercipta, dan saya ada di sana. Semangat juang saya masih utuh," tukasnya.

Yang Perlu Dicermati dari Kepindahan Ini

  • Quartararo belum pernah mengendarai motor Honda di ajang MotoGP, sehingga proses adaptasi bisa memakan waktu beberapa seri.
  • Honda masih berjuang mengejar performa kompetitif di era regulasi teknis saat ini, jadi peluang menang instan belum tentu terbuka lebar.
  • Debut tes di Valencia hanya jadi langkah awal; hasil sesi tersebut tidak bisa langsung dijadikan patokan performa musim penuh.
  • Keputusan pindah ini menutup babak panjang bersama Yamaha, tim yang mengantarkannya meraih gelar juara dunia 2021.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index