Nova Widianto Ditunjuk Jadi Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI

Nova Widianto Ditunjuk Jadi Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI
PP PBSI menunjuk Nova Widianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menetapkan Nova Widianto sebagai kepala pelatih ganda campuran pelatnas untuk menggantikan posisi Rionny Mainaky.

“Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI Eng Hian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

“Kami berharap kehadirannya dapat membawa energi baru, meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat daya saing pasangan-pasangan ganda campuran Indonesia, serta mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik di berbagai turnamen internasional,” katanya menambahkan.

Nova menduduki jabatan yang ditinggalkan Rionny usai PBSI resmi mengakhiri kerja sama dengan mantan kepala pelatih ganda campuran itu berikut asistennya, Amon Sunaryo, pada akhir Juli lalu berlandaskan evaluasi terhadap program pembinaan di sektor tersebut.

Penetapan ini menandai periode kedua bagi Nova dalam menukangi ganda campuran pelatnas, setelah sebelumnya pernah diberi kepercayaan mengemban posisi serupa pada tahun 2021.

Nova kembali merapat ke Pelatnas PBSI setelah merampungkan masa baktinya sebagai kepala pelatih ganda campuran tim nasional Malaysia pada akhir Juli.

Kala membesut skuad Malaysia, Nova turut mematangkan performa sejumlah pasangan hingga sanggup bersaing di jajaran papan atas dunia.

Prestasi tertingginya yakni sukses mengantarkan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menjadi ganda campuran Malaysia pertama yang berhasil merengkuh gelar juara Kejuaraan Dunia BWF 2025.

Chen/Toh mengunci gelar juara tersebut usai menundukkan wakil China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, lewat kemenangan dua gim langsung 21-15, 21-14 dalam laga pamungkas di Paris, Prancis.

Hadirnya Nova diharapkan mampu mengakselerasi proses regenerasi sekaligus melesakkan capaian prestasi ganda campuran Indonesia yang sedang berjuang menembus kembali jajaran elite dunia.

Pada perhelatan Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, yang berlangsung 17-23 Agustus, Indonesia bakal menurunkan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Adapun pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dikonfirmasi absen dalam kejuaraan tersebut.

Sewaktu aktif bertanding, Nova tergolong sebagai salah satu pebulu tangkis ganda campuran terbaik yang pernah dilahirkan Indonesia.

Berdampingan dengan Liliyana Natsir, Nova sukses menyabet takhta juara dunia pada edisi 2005 dan 2007, serta menyumbangkan medali perak pada ajang Olimpiade Beijing 2008.

PBSI menaruh harapan agar pengalaman luas Nova sewaktu menjadi atlet maupun pelatih dapat mengokohkan proses pembinaan dan mengembalikan sektor ganda campuran Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di kancah global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index