JAKARTA - Tuntas sudah kiprah Brescia Calcio usai 114 tahun meramaikan panggung sepak bola Italia setelah Pengadilan Brescia menetapkan putusan likuidasi yudisial.
Pemberitaan dari Gazzetta menyebutkan bahwasanya klub dinilai meleset dari batas waktu pemenuhan keuangan hingga dinyatakan pailit. Imbas permasalahan tersebut, Brescia pada akhirnya mesti dicoret dari keikutsertaan liga profesional Italia.
Brescia menanggung himpitan utang mencapai 20 juta euro (sekitar Rp414 miliar). Bahkan, pemasukan yang bersumber dari hasil pelepasan Sandro Tonali pun tidak sanggup menutupi pembayaran utang mereka.
Dilihat dari kacamata olahraga, dana hasil transfer Tonali tak lagi dapat ditarik oleh internal klub, melainkan dialihkan menuju dana FIFA.
Situasi ini menjadi momen yang berat untuk ranah sepak bola Italia, utamanya bagi para pendukung yang setia mengalirkan dukungan saban pekannya kepada Le Rondinelle.
Kronologi Bangkrutnya Brescia
Menyadur data Sofascore, titik kritis bergulir pada Juli 2025 manakala FIGC mencabut lisensi kepemilikan Brescia guna menyongsong musim Serie C 2025-2026.
Melesetnya pemenuhan syarat finansial oleh sang presiden klub, Massimo Cellino, mengakibatkan Brescia Calcio kehilangan status keanggotaannya sebagai klub profesional.
Pascakejadian tersebut, seluruh denyut aktivitas klub berhenti beroperasi seiring kian memburuknya situasi keuangan akibat beban utang yang terus menggelembung.
Problem yang mulanya sebatas persoalan administratif lantas merembet menjadi krisis yang mengancam napas keberlanjutan klub.
Keputusan pengadilan dalam melikuidasi Brescia pun menjadi penutup dari rangkaian proses panjang yang meluncur pada kehancuran tersebut.
Menanggapi bubarnya Brescia Calcio, Feralpisalò lantas diboyong menuju Kota Brescia oleh sang presiden, Giuseppe Pasini, kemudian berganti nama menjadi Union Brescia.
Lahirnya wadah baru itu diharapkan sanggup melanjutkan riwayat tradisi sepak bola di kota tersebut sekaligus menjadi muara baru bagi para suporter untuk kembali menumpahkan dukungan.
Mantan Klub Legenda Dunia
Brescia Calcio mengawali kiprah sejak 1911 sebagai salah satu entitas yang konsisten mentas pada dua kasta teratas sepak bola Italia.
Klub ini memegang rekor partisipasi terbanyak di Serie B lewat catatan 66 musim, serta mengoleksi empat gelar juara pada kasta tersebut.
Sementara pada panggung Serie A, Brescia telah melakoni 23 musim dengan masa keemasan yang terukir pada periode awal 2000-an.
Pada masa tersebut, Brescia dihuni oleh jajaran pemain yang kini berstatus legenda dunia seperti Roberto Baggio, Andrea Pirlo, Luca Toni, Gheorghe Hagi, Alessandro Altobelli hingga Pep Guardiola.
Pada musim 2019-2020, Brescia juga diperkuat oleh penyerang kenamaan Timnas Italia, Mario Balotelli.
Di samping itu, Brescia menjadi kawah candradimuka yang melahirkan komando lapangan tengah Timnas Italia saat ini, Sandro Tonali.
Sepak bola Italia tentu sangat kehilangan Brescia yang perjalanannya terpaksa terhenti. Walau demikian, berkat kehadiran Union Brescia, riwayat sepak bola kota tersebut tetap berlanjut menggunakan identitas yang baru.