Bank Mandiri Taspen Siapkan Program Magang Mahasiswa IPB

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:10:32 WIB
PT Bank Mandiri [FOTO: NET].

JAKARTA – PT Bank Mandiri Taspen membangun kolaborasi strategis bersama IPB University lewat penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna mendongkrak literasi keuangan sekaligus menggembleng kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan perguruan tinggi tersebut.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan mengungkapkan, kemitraan ini dilandasi oleh besarnya potensi IPB University sebagai salah satu kampus ternama yang menampung sekitar 50.000 mahasiswa.

Menurut Panji, potensi besar itu mendorong Bank Mandiri Taspen untuk ambil bagian dalam memajukan pemahaman keuangan serta menyokong pengembangan SDM, baik bagi para mahasiswa maupun tenaga pendidik di IPB University.

"Bank Mandiri Taspen harus bekerja sama dalam rangka tadi pengembangan ekosistem dan juga kami menyadari pasti di dalam IPB sendiri ada dosen, ada aparatur sipil negara, dan juga ada tenaga-tenaga yang memerlukan payroll," kata Panji dalam siaran pers, Rabu (5/8/2026).

Melalui jalinan kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen juga bakal mendampingi civitas akademika IPB University dalam memaksimalkan layanan perbankan. 

Dukungan layanan yang disediakan mencakup solusi pengelolaan likuiditas, penempatan dana operasional, hingga penguatan infrastruktur pendidikan memanfaatkan instrumen giro dan deposito.

Panji menerangkan, Bank Mandiri Taspen memfokuskan kinerjanya sebagai lembaga perbankan yang melayani kebutuhan pembiayaan bagi para pensiunan.

"Bank Mandiri Taspen adalah bank yang spesialis di bidang senior citizen financing untuk membantu para pensiunan, khususnya yang memiliki pensiun dari Taspen maupun dari Asabri," ujarnya.

Di luar fasilitas perbankan, Bank Mandiri Taspen turut membuka kesempatan bagi mahasiswa IPB University untuk bergabung dalam program magang melalui jalur Officer Development Program (ODP).

Menurut Panji, skema tersebut dapat menjadi sarana sinergi yang efektif dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja.

"Untuk program magang pasti sangat bisa, karena kami juga memiliki cabang di Bogor di depan kampus lalu juga kami memiliki program ODP yang memang rutin merekrut calon-calon pegawai sehingga itu bisa dikerjasamakan," ungkapnya.

Panji berharap integrasi antara sektor pendidikan dan industri perbankan ini mampu membangun ekosistem yang saling menguatkan, sekaligus melahirkan SDM kompetitif yang sanggup menjawab tantangan global.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerja Sama, dan Alumni IPB University Iskandar Z Siregar menyambut positif kemitraan ini. 

Bagi Iskandar, kolaborasi antara institusi akademis dan pelaku industri berpeluang memantik ragam inovasi, termasuk dalam penguatan literasi keuangan dan peningkatan kapasitas SDM.

"Jadi tentunya harapan kami sangat tinggi ya, karena Bank Mandiri Taspen ini dari sisi praktisi, kami dari akademisi dan keduanya jika disandingkan akan menghasilkan ide-ide baru yang inovatif," ujar Iskandar.

Iskandar menilai, Bank Mandiri Taspen telah menghadirkan beragam kemudahan fasilitas yang dapat dimanfaatkan civitas akademika untuk memperdalam pemahaman mengenai industri keuangan sekaligus memperkokoh kesiapan SDM.

"Saya kira Bank Mandiri Taspen ini sudah sangat visioner untuk bagaimana memfasilitasi industri ini sehingga bisa memberikan kemanfaatan kebanyak pihak ya. Kalau untuk mahasiswa saya kira kegiatan kemahasiswaan nanti mungkin akan banyak hal yang bisa dilakukan ya dari kerja sama ini," katanya.

Iskandar menambahkan, IPB University senantiasa memegang teguh komitmen untuk menggembleng mahasiswa agar menjadi lulusan berdaya saing tinggi dan kompeten, salah satunya lewat berbagai program pengembangan bakat.

"Mulai dari magang, terus kemudian perangkutan, lulusan-lulusan baru, dan IPB juga punya pembinaan mahasiswa yang dari mereka masuk ada namanya talenta gitu ya," ujarnya.

Melalui kemitraan ini, IPB University pun bakal menjaring dan mengarahkan mahasiswa yang memiliki ketertarikan serta potensi di bidang perbankan maupun keuangan agar mendapatkan ruang pengembangan diri yang sesuai.

"Jadi kami akan pilih-pilih mana yang talentanya memang bergerak di bidang industri perbankan, terus kemudian keuangan dan seterusnya," ungkap Iskandar.

Tags

Terkini