Kementerian PU Alokasikan Rp101 Miliar untuk Irigasi di Kuansing

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:49:32 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum melaksanakan pembangunan sebanyak 56 unit Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) serta melakukan rehabilitasi sarana irigasi di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, dengan alokasi anggaran mencapai Rp101 miliar pada tahun 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa dirinya telah mendatangi langsung serta meninjau titik lokasi pengerjaan proyek JIAT di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing. Berbekal peninjauan langsung terhadap potensi sektor pertanian setempat, pihaknya memutuskan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur pengairan tersebut.

"Kami melihat potensi pertanian di Kuansing ini sangat besar dan masih bisa dikembangkan. Karena itu akan dibangun infrastruktur pendukungnya,” katanya di Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).

Selanjutnya, Menteri Dody menaruh harapan besar agar kuantitas hasil produksi para petani dapat terdongkrak naik sehingga Kabupaten Kuansing mampu mewujudkan kemandirian di bidang pangan. 

Pada saat ini, rangkaian proyek pembangunan JIAT beserta rehabilitasi sarana irigasi di Kuansing tersebut sedang berada dalam tahapan proses lelang di tingkat kementerian dengan sokongan dana sebesar Rp101 miliar yang bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Bupati Kuansing Muklisin menerangkan bahwa untuk pelaksanaan program pembangunan JIAT tahun anggaran 2026 ini, wilayah Kuansing sukses memperoleh kuota bantuan sebanyak 56 titik lokasi ditambah satu paket pekerjaan rehabilitasi irigasi yang berlokasi di Desa Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah.

Pengerjaan proyek pembangunan 56 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) tersebut disebar secara merata ke dalam wilayah 11 kecamatan yang ada di Kuansing. Masing-masing wilayah tersebut meliputi Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Benai, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman, hingga Kecamatan Cerenti.

"Pembangunannya akan menelan dana sekitar Rp101 miliar lebih, semuanya dana APBN. Kalau kami tak punya dana segitu, makanya kami terus mengusulkan ke pusat," ujar Muklisin.

Sebagai rekam jejak sebelumnya, pada kurun waktu tahun 2025 yang lalu, Kuansing juga sempat menerima gelontoran dana bantuan berupa proyek pembangunan tujuh titik rehabilitasi irigasi yang digabungkan dengan 39 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), di mana seluruhnya tersebar secara merata di berbagai kecamatan melalui mekanisme Program Inpres 2025 dari Kementerian PU.

Tags

Terkini