JAKARTA - Mobilitas menuju bandara kini semakin praktis berkat hadirnya layanan kereta api bandara.
Di wilayah Solo Raya hingga Jawa Timur, Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo atau KA BIAS menjadi pilihan utama masyarakat yang menginginkan perjalanan efisien dan terjangkau.
Memasuki Januari 2026, KA BIAS tetap melayani penumpang dengan jadwal pulang-pergi yang rutin. Kereta lokal ini menghubungkan Bandara Adi Soemarmo dengan pusat Kota Solo hingga wilayah Madiun dan Caruban, sehingga mendukung aktivitas perjalanan harian maupun perjalanan lanjutan.
Keberadaan KA BIAS tidak hanya mempermudah akses ke bandara, tetapi juga menjadi alternatif transportasi yang nyaman. Dengan waktu tempuh relatif singkat dan tarif yang ramah di kantong, layanan ini semakin diminati masyarakat lintas daerah.
Peran KA BIAS dalam mendukung mobilitas bandara
KA BIAS hadir sebagai solusi transportasi terintegrasi bagi penumpang pesawat maupun masyarakat umum. Kereta ini menghubungkan kawasan bandara dengan pusat kota dan daerah sekitarnya tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Pada Januari 2026, layanan KA BIAS tetap beroperasi secara konsisten. Jadwal yang tersedia memungkinkan penumpang menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal penerbangan atau aktivitas lainnya.
Selain efisien, penggunaan kereta api bandara juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas. Hal ini menjadikan KA BIAS sebagai moda transportasi yang mendukung mobilitas berkelanjutan.
Rute perjalanan dan stasiun pemberhentian
KA BIAS melayani perjalanan pulang-pergi dengan rute Stasiun Bandara Adi Soemarmo Solo hingga Stasiun Madiun dan Stasiun Caruban. Rute ini menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur secara langsung.
Sepanjang perjalanan, KA BIAS melayani naik dan turun penumpang di sejumlah stasiun. Stasiun-stasiun tersebut antara lain Bandara Adi Soemarmo, Kadipiro, Solo Balapan, dan Solo Jebres.
Selain itu, kereta ini juga berhenti di Palur, Sragen, Walikukun, Ngawi, Geneng, Magetan, Madiun, hingga Caruban. Banyaknya stasiun pemberhentian membuat KA BIAS fleksibel digunakan oleh berbagai kalangan penumpang.
Tarif tiket KA BIAS yang terjangkau
Salah satu keunggulan KA BIAS adalah harga tiket yang relatif murah. Tarif perjalanan dibanderol mulai dari Rp7.000 hingga Rp40.000, tergantung jarak tempuh dan relasi stasiun yang dipilih.
Harga tiket tersebut menjadikan KA BIAS sebagai moda transportasi yang ekonomis. Baik untuk perjalanan jarak dekat maupun menengah, penumpang dapat menikmati layanan kereta dengan biaya yang bersahabat.
Dengan tarif tersebut, KA BIAS juga cocok digunakan oleh pelajar, pekerja, hingga wisatawan. Kombinasi harga terjangkau dan kenyamanan perjalanan menjadi daya tarik utama layanan ini.
Jadwal keberangkatan dari Solo menuju Madiun dan Caruban
Berdasarkan data dari aplikasi Access by KAI, KA BIAS memiliki beberapa jadwal keberangkatan dari arah Solo menuju Madiun dan Caruban. Dari Stasiun Adi Soemarmo, kereta berangkat pada pukul 06.00, 08.35, 12.00, 14.05, dan 17.30 WIB.
Dari Kadipiro, jadwal keberangkatan tercatat pada pukul 06.10, 08.45, 12.10, 14.15, dan 17.40 WIB. Sementara dari Solo Balapan, kereta berangkat pada pukul 06.18, 08.53, 12.18, 14.23, dan 17.48 WIB.
KA BIAS kemudian melanjutkan perjalanan melalui Solo Jebres, Palur, Sragen, hingga Walikukun. Kereta tiba di Madiun pada pukul 08.03, 10.39, 14.18, 16.08, dan 19.34 WIB, lalu melanjutkan ke Caruban dengan jadwal kedatangan tertentu.
Jadwal perjalanan dari Caruban menuju Solo dan bandara
Untuk arah sebaliknya, KA BIAS juga melayani perjalanan dari Caruban menuju Solo dan Bandara Adi Soemarmo. Kereta berangkat dari Caruban pada pukul 05.40 dan 11.15 WIB.
Dari Madiun, jadwal keberangkatan tersedia pada pukul 05.56, 08.10, 11.31, 15.00, dan 16.20 WIB. Selanjutnya, KA BIAS berhenti di Magetan, Geneng, Ngawi, hingga Walikukun sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kereta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sragen, Palur, Solo Jebres, dan Solo Balapan. Tujuan akhir di Stasiun Adi Soemarmo dapat dicapai pada pukul 08.03, 10.59, 13.38, 17.20, dan 18.24 WIB.
Tips perjalanan menggunakan KA BIAS
Agar perjalanan lebih lancar, penumpang disarankan mencatat jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan. Memesan tiket lebih awal juga dianjurkan untuk menghindari kehabisan tiket, terutama pada jam sibuk.
Penumpang sebaiknya datang lebih awal ke stasiun keberangkatan. Hal ini penting untuk memastikan proses naik kereta berjalan dengan nyaman dan tanpa tergesa-gesa.
Perlu diperhatikan bahwa jadwal KA BIAS dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, penumpang dianjurkan selalu memantau informasi terbaru melalui aplikasi resmi KAI atau kanal informasi yang tersedia.
Dengan jadwal yang rutin, rute yang luas, serta tarif terjangkau, KA BIAS tetap menjadi pilihan transportasi andalan pada Januari 2026. Layanan ini mendukung mobilitas masyarakat dari dan menuju bandara dengan cara yang praktis dan efisien.