Ancora (OKAS) Amankan Dua Kontrak Tambang Senilai US$60 Juta

Kamis, 06 Agustus 2026 | 01:44:01 WIB
PT Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) melalui entitas anak usahanya, PT Kemitraan MNK BME (KMB), berhasil mengamankan dua kesepakatan kontrak penyediaan solusi eksplosif pertambangan dengan total nilai mencapai kisaran US$60 juta.

Kontrak jangka panjang yang membentang hingga 2029–2030 tersebut diproyeksikan bakal memperkokoh kepastian arus pendapatan perseroan dalam beberapa tahun mendatang.

Direktur Utama OKAS Ratno Paskalis Hendrawan menyampaikan bahwasanya kontrak perdana mengantongi nilai sekitar US$11 juta untuk menunjang operasional perusahaan tambang kelas internasional di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

"Dalam proyek tersebut, KMB kembali dipercaya sebagai mitra penyedia jasa eksplosif setelah sebelumnya menjalin kerja sama dengan pelanggan yang sama," ujar pria yang akrab disapa Ale tersebut dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Sementara itu, untuk kesepakatan kedua berupa perpanjangan kerja sama bernilai sekira US$49 juta bersama kontraktor jasa pertambangan yang mengelola salah satu tambang batu bara terbesar ketiga di Indonesia di wilayah Kalimantan Selatan.

Berdasarkan penuturan Ale, sepasang kontrak tersebut tidak sekadar memperkuat taji Ancora selaku penyedia solusi eksplosif sektor pertambangan di tanah air, melainkan turut menyajikan keterukuran visibilitas pendapatan hingga rentang tahun 2030.

Dirinya mengimbuhi bahwa perseroan bakal konsisten menghadirkan layanan solusi peledakan yang aman, tepercaya, serta memberikan nilai tambah bagi para mitra, beriringan dengan langkah memperluas portofolio proyek lewat penguatan kapabilitas, kreasi inovasi, hingga kemitraan strategis pada industri pertambangan.

Lewat KMB, Ancora menyajikan solusi eksplosif pertambangan yang saling terintegrasi baik bagi area tambang terbuka ataupun bawah tanah, mencakup alur perencanaan peledakan, penyediaan material bahan peledak, sampai pada eksekusi proses peledakan.

KMB sendiri berstatus sebagai entitas perusahaan patungan antara PT Multi Nitrotama Kimia (anak usaha Ancora) dengan PT BME Indonesia yang berada di bawah naungan Omnia Group asal Afrika Selatan.

Adapun Ancora merupakan entitas bisnis yang terafiliasi dengan Gita Wirjawan, yang berfokus pada bidang solusi kimia serta pertambangan secara terpadu. 

Di samping memproduksi amonium nitrat beserta aksesori bahan peledak, perseroan turut mengoperasikan bisnis logistik, jasa pengeboran minyak dan gas bumi, hingga lini usaha yang berkonsentrasi pada aspek keberlanjutan.

Tags

Terkini