Laba Hermina Susut 14,08 Persen Meski Pendapatan Rp3,6 Triliun

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:06:01 WIB
Laba Hermina Susut 14,08 Persen Meski Pendapatan Rp3,6 Triliun [FOTO: NET].

JAKARTA – Emiten pengelola RS Hermina, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL), mengantongi kinerja yang melandai sepanjang periode Januari—Juni 2026. Perolehan laba bersih yang sanggup dihimpun perseroan menyusut 14,08% secara tahunan pada rentang waktu ini.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan, HEAL sejatinya berhasil mengamankan total pendapatan mencapai Rp3,6 triliun per Juni 2026. Capaian tersebut mencatatkan kenaikan 6,51% year-on-year (YoY) dari angka Rp3,38 triliun pada periode yang sama di tahun 2025.

Pundi-pundi pendapatan HEAL masih didominasi oleh operasional rumah sakit yang berlokasi di area Jawa dan Bali dengan kontribusi Rp3,07 triliun, disusul wilayah Sumatra sebesar Rp356,60 miliar, serta wilayah Kalimantan dan Sulawesi senilai Rp274,88 miliar.

Sejalan dengan pergerakan tersebut, HEAL turut mencatatkan kenaikan beban pokok pendapatan menjadi Rp2,37 triliun sepanjang kurun Januari—Juni 2026. Realisasi ini terangkat dari posisi Rp2,19 triliun pada periode sama tahun 2025.

Hingga batas tahapan tersebut, HEAL sebetulnya masih membukukan peningkatan laba bruto dari Rp1,19 triliun pada paruh pertama 2025 menjadi Rp1,23 triliun pada periode Januari—Juni 2026.

Hanya saja, HEAL turut mencatatkan lonjakan beban usaha yang membengkak hingga menyentuh Rp804,11 miliar pada periode ini. 

Kenaikan pos tersebut utamanya dipicu oleh beban promosi dan iklan yang melonjak tajam menjadi Rp4,05 miliar selama enam bulan pertama 2026, jauh melampaui raihan Rp1,51 miliar pada periode sama tahun 2025.

Kondisi serupa terjadi pada pos beban perizinan, retribusi, serta perpajakan yang melambung menjadi Rp20,12 miliar, dari posisi awal Rp11,03 miliar pada semester I/2025.

Alhasil, usai diperhitungkan dengan akumulasi beban dan pajak, HEAL hanya dapat mengantongi laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih yang terkoreksi 14,08% YoY menjadi Rp193,17 miliar, dari capaian Rp224,84 miliar pada semester I/2025.

Ditinjau dari struktur neraca keuangan, HEAL mencatatkan pembesaran total aset menjadi Rp11,99 triliun per Juni 2026. Angka tersebut terangkat dari posisi Rp11,88 triliun pada Desember 2025.

Beriringan dengan itu, nilai liabilitas HEAL juga meningkat menjadi Rp4,89 triliun pada Juni tahun ini, dari posisi Rp4,67 triliun pada penutupan tahun lalu. Sebaliknya, akumulasi total ekuitas HEAL justru melandai menjadi Rp7,09 triliun per Juni 2026.

Tags

Terkini