Menhan: Kebutuhan Alutsista dan Amunisi TNI Mulai Terpenuhi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:35:32 WIB
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa pemenuhan alutsista serta amunisi TNI mulai terealisasi seiring langkah pemerintah memperkokoh pembangunan kapabilitas pertahanan nasional.

Sjafrie mengutarakan hal itu setelah menyaksikan secara langsung latihan terintegrasi tiga matra TNI di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).

"Saya sudah melihat langsung bahwa kekuatan tempur TNI, baik dari alutsista maupun kualitas pengelolaan serta kebutuhan amunisi mulai dari kaliber kecil sampai kaliber besar, sudah dipenuhi," katanya.

Menurut Sjafrie, peragaan dalam latihan membuktikan bahwa TNI sanggup menjawab tantangan dalam mengawal serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia lewat kesiapsiagaan prajurit maupun alutsista tempur.

Sjafrie mengungkapkan situasi ini berbeda dibandingkan beberapa tahun silam sewaktu TNI masih dibayangi bermacam hambatan, khususnya pada lini alutsista serta pasokan amunisi.

Bukan cuma meninjau kesiapan alutsista, Sjafrie menilai target latihan yang dirancang TNI sukses dituntaskan melalui eksekusi latihan gabungan di lapangan.

Menurut Sjafrie, pencapaian tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi pembangunan kekuatan pertahanan nasional yang konsisten digulirkan pemerintah sepanjang 2026.

Sebelumnya, salah satu menu latihan menguji ketangkasan infiltrasi udara lewat penerjunan Kelompok Depan Operasi Lintas Udara (KDOL) di sekitar zona penerjunan (drop zone) Bandara Dabo Singkep dengan mengoperasikan pesawat CN-235 Skadron Udara 27 Biak, Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), dan Yonif 328.

Tags

Terkini