HRTA Siap Pasok Emas Domestik Dukung Bullion Bank Indonesia

Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:49:31 WIB
Bullion Bank Bergulir, HRTA Siap Jadi Pemasok Emas Domestik [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) memandang pembentukan bullion bank atau bank emas di tanah air mampu membentangkan peluang besar bagi penguatan ekosistem industri emas nasional.

Perseroan pun menempatkan diri sebagai salah satu pemain strategis yang siap menyuplai emas domestik demi menopang operasional bullion bank.

Dalam pemaparannya, HRTA mengutarakan bahwa bullion bank memegang peranan mengubah emas dari sekadar komoditas fisik menjadi komoditas keuangan, sehingga sanggup memacu likuiditas, melahirkan mekanisme pembentukan harga yang kian terbuka, serta menjaga nilai tambah tetap berada di dalam negeri.

Manajemen HRTA memandang Indonesia mengantongi sumber daya emas yang berlimpah dengan perkiraan cadangan menyentuh 3.600 ton dan tingkat produksi berkisar 140,1 ton saban tahunnya. Kendati demikian, sebagian besar rantai nilai industri emas sejauh ini belum dimaksimalkan secara optimal.

"Di sisi lain, Indonesia masih mengimpor produk bullion senilai lebih dari US$2 miliar per tahun meski ekspor emas mencapai lebih dari US$5 miliar," jelas HRTA.

Merujuk pandangan HRTA, optimalisasi ekosistem bullion bank berpeluang membuka nilai ekonomi industri emas hingga mencapai Rp500 triliun. Di samping itu, penguatan rantai pasok emas nasional juga diproyeksikan dapat mendongkrak produk domestik bruto (PDB) sebesar 1,3% serta membuka lebih dari 800.000 lapangan kerja baru.

Dalam ekosistem tersebut, HRTA menilai perseroan memiliki kedudukan strategis guna menjadi pemasok emas domestik bagi bullion bank. Langkah perseroan disokong model bisnis yang terintegrasi mulai dari pemurnian, manufaktur hingga jaringan distribusi, kemampuan produksi yang dapat menembus 60 ton per tahun, serta jangkauan distribusi melampaui 1.000 titik penjualan di seluruh pelosok Indonesia.

"Hartadinata berada pada posisi yang baik untuk menjadi pemasok emas domestik terpercaya bagi bullion bank melalui kemampuan manufaktur yang terintegrasi dari midstream hingga downstream, kapasitas produksi yang dapat ditingkatkan, serta akses pasar yang kuat," tulis manajemen HRTA.

Perseroan percaya keterlibatan dalam ekosistem bullion bank sanggup mendukung pemanfaatan sumber pasokan emas lokal, mengikis ketergantungan atas impor bullion, serta mengukuhkan infrastruktur emas nasional.

HRTA juga tengah menguatkan fondasi guna menyokong pengembangan bank emas. Perseroan telah menjalin kolaborasi bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. mengenai peluncuran BSI Gold dan berkolaborasi dengan Pegadaian dalam pembentukan bullion bank Indonesia.

Selain itu, HRTA juga tengah menempuh proses pengurusan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) untuk lini produk bullion yang diproduksi perseroan.

Guna memperkokoh rantai pasok, HRTA menerapkan skema integrasi mulai dari pengadaan emas yang dihimpun dari penambang lokal, agregator emas daur ulang, maupun jalur impor.

Perseroan lantas menjalankan tahapan pemurnian dan manufaktur, menyediakan sarana penyimpanan lewat entitas kustodian emas, hingga menyokong penyelesaian transaksi fisik bagi bullion bank serta investor institusi.

Integrasi ini bakal memungkinkan HRTA mengemban peran kian luas, tidak sekadar selaku produsen emas, melainkan juga bagian dari infrastruktur yang menopang keberlanjutan ekosistem bullion bank di Indonesia.

Tags

Terkini