Penjualan Hankook Melonjak Hingga 130 Persen Sepanjang Semester I-2026

Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:41:32 WIB
Hankook Catat Pertumbuhan Penjualan Hingga 130 Persen di Semester I-2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Hankook Tire Sales Indonesia mengantongi lompatan penjualan sebesar 130 persen pada segmen passenger car radial (PCR) dan 125 persen pada segmen truck & bus radial (TBR) sepanjang semester I-2026 disandingkan dengan kurun yang sama tahun sebelumnya.

Produsen ban yang mengoperasikan fasilitas pabrik di Kawasan Industri Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu menerangkan bahwa raihan penjualan tersebut terpacu oleh langkah penyediaan ban yang diselaraskan dengan karakter kendaraan, seiring maraknya penjualan kendaraan listrik (EV), sport utility vehicle (SUV) serta armada niaga di Indonesia.

“Industri otomotif sedang bergerak menuju era yang semakin spesifik. Kendaraan listrik, SUV, maupun kendaraan niaga memiliki karakter yang berbeda sehingga membutuhkan teknologi ban yang berbeda pula," kata President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia Bartek (Byunghak) Choi dalam keterangan tertulis, Selasa.

Choi menguraikan segmen ban PCR kepunyaan Hankook sanggup melesat 130 persen berkat langkah yang memperkokoh portofolio ban, termasuk varian ban kendaraan listrik yang direalisasikan lewat pengembangan lini Hankook iON (EV-specialized tire).

Menurut ia, Hankook iON sanggup menahan beban kendaraan listrik yang lebih berbobot imbas beban baterai, memunculkan tingkat kebisingan lebih rendah, serta hambatan gulir (rolling resistance) kian kecil guna menyokong efisiensi energi.

Memasuki awal 2026, Hankook menyajikan portofolio iON yang kian komplit di Indonesia, mulai pemakaian harian kawasan perkotaan hingga perjalanan jarak jauh (touring) lewat bermacam pilihan ukuran dari 16 inci sampai 21 inci.

Sedangkan untuk lini kendaraan sport utility vehicle (SUV), korporasi asal Korea Selatan itu menyodorkan varian ban Dynapro yang tersedia pada ukuran 14 sampai 22 inci bagi kebutuhan onroad, offroad maupun kombinasi.

Pihak perusahaan menyampaikan lebih dari 90 persen lini Dynapro diproduksi di Indonesia sehingga mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memenuhi kebutuhan pasar domestik secara lebih sigap.

Segmen kendaraan niaga

Pabrik Hankook di Kawasan Industri Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (ANTARA/HO-Hankook)

Lini truck & bus radial (TBR) atau kendaraan niaga turut membukukan pertumbuhan bisnis 125 persen pada semester awal 2026.

Lonjakan itu disokong maraknya aktivitas logistik, pertambangan, kehutanan, hingga moda transportasi publik.

Bagi jenis ban TBR, Hankook Jagokan AH30 bagi sektor logistik, AM09 dan DM04 untuk area pertambangan berat, lantas AU56 bagi armada bus listrik.

Hankook juga menggelar layanan pendampingan teknis "Fleet Solution Service Program" yang mencakup pelatihan manajemen ban, inspeksi berkala, konsultasi teknis, hingga program preventive maintenance.

Program tersebut diandalkan mampu membantu pengelola armada dalam mengoptimalkan performa ban, menghemat pengeluaran, sekaligus mendongkrak produktivitas operasional.

"Kami tidak hanya ingin menjual ban, tetapi juga membangun pemahaman bahwa penggunaan ban yang tepat akan mempengaruhi keselamatan, efisiensi bahan bakar atau energi, kenyamanan berkendara, hingga biaya kepemilikan kendaraan yang lebih efisien dalam jangka panjang," tambah Choi.

Untuk paruh kedua 2026, Hankook bakal melanjutkan strategi pertumbuhan lewat penguatan edukasi pasar beserta penyempurnaan portofolio produk.

Mereka juga memperluas jangkauan konsumen lewat pengembangan jaringan Hankook Wings supaya layanan purna jual kian gampang dijangkau.

"Karena itu kami akan terus berinvestasi pada inovasi, edukasi, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan produk yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Kami percaya strategi 'the right tire for the right vehicle' akan menjadi fondasi pertumbuhan Hankook dalam jangka panjang," tutup Choi.

Tags

Terkini