JAKARTA — Perusahaan pengelola jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengamankan fasilitas pembiayaan Sustainability Linked Financing (SLF) senilai Rp1,56 triliun dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang ditujukan bagi PT Jasamarga Bali Tol (JBT).
Sekretaris Perusahaan JSMR Trias Andriyanto membeberkan dalam laporan keterbukaan informasi bahwasanya PT JBT yang mengoperasikan ruas tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa telah meresmikan penandatanganan akad pembiayaan SLF bersama BSI pada 30 Juli 2026.
"Objek transaksi adalah fasilitas yang diberikan untuk keperluan pembiayaan investasi aset Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa," tulis Trias, dikutip Selasa (4/8/2026).
Adapun batasan nilai transaksi tersebut setinggi-tingginya Rp1,56 triliun. Fasilitas ini dijadwalkan bakal dialokasikan untuk menyelesaikan pembayaran sebagian pokok maupun bunga atas Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham dengan perseroan selaku pemegang hak konsesi pengusahaan Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dari pihak kreditur yaitu BSI, yang mana saat transaksi dieksekusi JBT berkedudukan sebagai entitas yang dikendalikan secara langsung oleh Jasa Marga.
Pada kabar terpisah, JSMR membukukan rata-rata 3,5 juta kendaraan melintas di bentangan jalan tol dalam naungannya saban hari. Volume lalu lintas harian tersebut merupakan akumulasi dari kendaraan yang melintasi bentang jalan sepanjang 1.294 kilometer (Km) tol yang saat ini dioperasikan oleh perseroan.
Pihak manajemen JSMR mengungkapkan tingginya lalu lintas harian tersebut terpacu oleh program transformasi dalam menggembleng daya saing perseroan lewat penerapan tata kelola yang baik, inovasi, digitalisasi, penguatan kapabilitas organisasi, serta peningkatan mutu pelayanan.
Seiring dengan meningkatnya kepadatan lalu lintas, Jasa Marga konsisten memacu akselerasi penerapan teknologi digital guna meningkatkan kenyamanan pelanggan (customer experience) lewat aplikasi Travoy. Sampai dengan awal Juli 2026, aplikasi tersebut telah diunduh melampaui 1,3 juta pengguna, disertai proyeksi kenaikan pengguna aktif bulanan (monthly active user/MAU) menembus angka 130.000 pengguna.