Metrodata (MTDL) Raup Rp13,6 Triliun, Laba Naik 6,6% di Semester I/2026

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:13:01 WIB
Metrodata Electronics Catat Laba Bersih Rp313,7 Miliar di Semester I [FOTO: NET].

JAKARTA — Perusahaan penyedia jasa konsultasi, solusi terpadu, dan distribusi produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PT Metrodata Electronics Tbk. (MTDL) berhasil mempertahankan tren kinerja positif pada semester I/2026.

Presiden Direktur MTDL Susanto menyampaikan bahwa pada semester I/2026 perseroan sukses membukukan pendapatan mencapai Rp13,6 triliun, tumbuh 16,7% dibanding perolehan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp11,7 triliun.

Sejalan dengan lonjakan pendapatan tersebut, laba bersih MTDL terkerek 6,6% secara tahunan menuju angka Rp313,7 miliar dari posisi Rp294,3 miliar pada semester I/2025.

"Perseroan tetap membukukan pertumbuhan laba bersih di tengah sengitnya persaingan pasar dan pengetatan belanja TIK oleh pelanggan. Meskipun penjualan berhasil tumbuh dua digit, kedua faktor tersebut menyebabkan pertumbuhan laba bersih tercatat pada level satu digit,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip, Kamis (30/7/2026).

Raihan kinerja MTDL pada paruh pertama tahun ini masih disokong oleh Unit Bisnis Distribusi yang menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan perseroan. 

Lini bisnis tersebut meraup pendapatan Rp10,5 triliun atau berkontribusi setara 76% dari total pendapatan perusahaan, meningkat 22% jika disandingkan dengan periode serupa tahun lalu.

Pertumbuhan pada Unit Bisnis Distribusi utamanya didorong oleh terangkatnya penjualan smartphone serta perangkat PC dan notebook yang tetap menjadi kebutuhan utama pasar, baik untuk konsumen individu maupun sektor korporasi.

Di sisi lain, Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi mencatatkan pendapatan senilai Rp3,4 triliun. Walau porsinya lebih kecil ketimbang lini distribusi, segmen ini memperlihatkan penguatan kualitas pendapatan yang kian kokoh.

Hal tersebut tecermin dari meningkatnya porsi pendapatan berulang (recurring revenue) yang menembus 57,5% pada semester I/2026, naik tajam dibandingkan perolehan 41,1% pada periode yang sama tahun lalu. 

Penguatan recurring revenue terutama dipicu oleh layanan cloud, business application, serta digital business platform yang permintaannya terus melonjak.

Menurut Susanto, tren ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan bisnis perseroan karena memberikan gambaran pendapatan yang lebih stabil dalam jangka panjang.

“Patut disyukuri bahwa order booking yang diterima Perseroan, khususnya dari proyek-proyek berulang juga terus menunjukkan pertumbuhan,” katanya.

Peningkatan porsi pendapatan berulang turut memperkokoh langkah transformasi MTDL dari sekadar penyalur produk teknologi menjadi penyedia solusi digital yang memiliki basis pendapatan lebih berkelanjutan.

MTDL optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu entitas TIK terbesar di Indonesia. 

Guna menopang target tersebut, perseroan bakal terus memperluas cakupan portofolio bisnis, mempererat kerja sama dengan pelanggan, serta menggenjot kontribusi lini bisnis penghasil pendapatan berulang.

Pada Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi Digital, MTDL akan berfokus memperkuat kapabilitas solusi teknologi sekaligus memperluas jalinan kemitraan dengan prinsipal baru. 

Sementara itu, pada Unit Bisnis Distribusi Digital, perseroan bakal memaksimalkan portofolio produk dan solusi yang dimiliki demi memacu pertumbuhan kinerja di tengah terbukanya peluang digitalisasi di Indonesia.

Terkini