Prabowo Sebut Prestasi Pertanian Bukti Nyata Kerja Pemerintah yang Membanggakan

Rabu, 14 Januari 2026 | 11:06:25 WIB
Prabowo Sebut Prestasi Pertanian Bukti Nyata Kerja Pemerintah yang Membanggakan

JAKARTA - Keberhasilan pemerintah tidak selalu tercermin dari proyek besar atau bangunan megah, melainkan dari dampaknya yang langsung dirasakan rakyat. 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan hal tersebut dengan menjadikan sektor pertanian sebagai contoh konkret kerja pemerintah yang berprestasi dan layak dibanggakan. Di tengah tantangan global, capaian pertanian dinilai menjadi fondasi penting bagi kepercayaan diri bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Kilang Minyak Refinery Development Master Plan Balikpapan pada Selasa. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa kemajuan pertanian bukan sekadar soal angka produksi, tetapi juga menyangkut harga diri nasional dan kemandirian negara. Menurutnya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang percaya pada kemampuannya sendiri.

Presiden juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Ada proses panjang, konsistensi kebijakan, serta kerja bersama lintas kementerian yang menjadi kunci. Dari sinilah sektor pertanian kemudian ditempatkan sebagai cermin bagaimana pemerintahan bekerja secara efektif dan terarah.

Pertanian Jadi Simbol Kepercayaan Diri Bangsa

Dalam pandangan Prabowo, sektor pertanian memiliki makna strategis yang melampaui urusan pangan semata. Ia menilai keberhasilan di bidang ini mampu membangun rasa percaya diri nasional, sesuatu yang sangat dibutuhkan Indonesia sebagai negara besar. “Kita harus jadi bangsa yang percaya diri dan bangga dengan prestasi kita,” ujar Presiden.

Kepercayaan diri tersebut, menurutnya, tumbuh ketika negara mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri. Pertanian menjadi tulang punggung karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Ketika produksi pangan aman, cadangan terjaga, dan petani sejahtera, maka fondasi kedaulatan nasional semakin kuat.

Prabowo juga menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan Indonesia tidak kalah bersaing. Di tengah ketidakpastian global, sektor pertanian justru mampu menunjukkan performa positif. Hal ini menjadi pesan penting bahwa dengan kebijakan tepat, Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Sinergi Kebijakan Percepat Swasembada

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa target swasembada pangan awalnya dirancang untuk dicapai dalam waktu empat tahun. Namun, berkat kerja keras dan sinergi kabinet, target tersebut berhasil diraih hanya dalam satu tahun. “Ini hasil kerja keras dari tim kita dan sinergi kabinet,” kata Prabowo.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penyelarasan kebijakan antar kementerian dan lembaga. Setiap pihak bekerja dengan tujuan yang sama, yaitu memastikan sektor pertanian bergerak lebih cepat dan efisien. Pendekatan kolaboratif ini dinilai menjadi salah satu kunci utama percepatan capaian.

Presiden menilai pengalaman ini penting sebagai pelajaran bagi sektor lain. Dengan arah yang jelas dan koordinasi yang solid, target besar bukan hal mustahil. Pertanian pun dijadikan contoh bagaimana visi pemerintah diterjemahkan menjadi hasil nyata.

Reformasi Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

Salah satu terobosan paling krusial dalam keberhasilan sektor pertanian adalah reformasi tata kelola pupuk bersubsidi. Pemerintah memangkas 145 regulasi yang selama ini menghambat distribusi. Langkah ini diambil untuk memastikan pupuk dapat sampai langsung ke tangan petani tanpa proses berbelit.

“Distribusi pupuk sekarang cukup dengan KTP dan persetujuan kepala desa,” jelas Prabowo. Skema ini dinilai jauh lebih sederhana dan tepat sasaran. Petani tidak lagi dibebani prosedur rumit yang sering kali menghambat kegiatan tanam.

Reformasi ini berdampak langsung pada efisiensi dan keberlanjutan industri pupuk nasional. Harga pupuk bersubsidi berhasil diturunkan hingga 20 persen, sementara produksi meningkat sebesar 700.000 ton. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembenahan tata kelola mampu menghasilkan manfaat ganda.

Kesejahteraan Petani Beras Meningkat Signifikan

Presiden juga menyoroti kinerja sektor perberasan yang dinilainya berada pada fase terbaik sepanjang sejarah Indonesia. Baik dari sisi produksi, cadangan nasional, maupun kesejahteraan petani, semuanya menunjukkan tren positif. Kondisi ini disebut sebagai hasil dari kebijakan yang berpihak pada petani.

Salah satu indikator penting adalah nilai tukar petani. “Nilai tukar petani naik dari 106 menjadi 125 persen, tertinggi selama sejarah Republik Indonesia,” ujar Prabowo. Angka ini mencerminkan peningkatan daya beli dan kesejahteraan petani secara nyata.

Menurut Presiden, keberhasilan ini membuktikan bahwa petani tidak lagi berada di posisi lemah. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten, sektor perberasan mampu menjadi penopang stabilitas ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Contoh bagi Sektor Pembangunan Lain

Prabowo menegaskan bahwa capaian sektor pertanian harus menjadi inspirasi bagi sektor lain. Prinsip kerja keras, penyederhanaan regulasi, serta sinergi lintas lembaga dinilai relevan untuk diterapkan di berbagai bidang pembangunan. Dengan pendekatan serupa, hasil nyata diyakini dapat dicapai.

Ia menekankan bahwa kemandirian pangan adalah syarat mutlak bagi negara merdeka. Tanpa kemampuan memenuhi kebutuhan dasar sendiri, sebuah bangsa akan selalu bergantung pada pihak lain. Oleh karena itu, keberhasilan pertanian memiliki makna strategis bagi masa depan Indonesia.

Di akhir pernyataannya, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Sektor pertanian telah membuktikan bahwa dengan arah yang jelas dan kerja bersama, Indonesia mampu melangkah menuju negara yang berdaulat, adil, dan sejahtera.

Terkini